Skripsi Studi Deskriptif Pelaksanaan Bina Bicara Bagi Anak Cerebral Palsy Di SDLB X ~ gudang makalah, skripsi dan tesis
HARAP DIBACA DULU !

Kami tidak bisa membuatkan skripsi/tesis/makalah, kami hanya sekedar menyediakan contoh-contoh file skripsi/tesis jadi sebagai bahan referensi dari skripsi/tesis yang sedang anda susun.

Cara pemesanan file-file referensi :
  • Tuliskan jenisnya (skripsi/tesis), jurusan, fokus penelitian dan alamat email anda, lalu kirimkan SMS ke : 0878-5103-3593 (bukan voice line, SMS only). Contoh : skripsi, akuntansi, penerapan activity based costing, xxxxxx@gmail.com.
  • Setelah pesan anda kami terima, kami akan mengirimkan lewat SMS judul-judul yang sesuai dengan request untuk anda pilih, sekaligus menginstruksikan untuk membayar ganti biaya pengetikan ke rekening kami di Bank MANDIRI No. Rek: 141-00-0649103-9 a/n: Santi Rahayu (bisa lewat transfer antar ATM, Internet Banking, SMS Banking atau Setor langsung dari Bank).
  • Jika anda telah selesai mentransfer, lakukan konfirmasi dengan mengirim SMS ke nomor 0878-5103-3593(bukan voice line, SMS only).
  • Apabila langkah-langkah diatas telah anda lakukan, kami akan segera mengirim SKRIPSI, PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) atau TESIS sesuai dengan request anda (lengkap dari cover s/d daftar pustaka, bisa dalam format WORD atau PDF) melalui attachment (lampiran) ke alamat email yang anda berikan (maksimal 1 jam dari saat pengecekan transfer), sehingga anda tinggal mengeditnya.
Mohon maaf, dengan segala hormat kami tidak melayani :
• Komplain setelah lewat 2 hari dari tanggal pengiriman
• Pertanyaan-pertanyaan semacam : "Kalau saya telah mentransfer dananya, apa jaminan filenya akan dikirim?" (Dalam transaksi di dunia maya, kepercayaan adalah mutlak diperlukan). Jaminan kami adalah reputasi blog ini. Disamping itu, mungkin yang juga perlu ditanyakan adalah : "Kalau filenya telah dikirim, apa jaminan dana akan ditransfer?"
Sebagai catatan : kami tidak akan membocorkan identitas pemesan (nomor telepon, alamat email, dll.) karena itu staff kami tidak akan pernah menanyakan data pribadi anda seperti : nama, alamat, kampus tempat anda menuntut ilmu, dll. Kerahasiaan klien adalah yang terpenting bagi kami.

Terima kasih atas perhatiannya.

Skripsi Studi Deskriptif Pelaksanaan Bina Bicara Bagi Anak Cerebral Palsy Di SDLB X

(Kode PEND-PLB-0014) : Skripsi Studi Deskriptif Pelaksanaan Bina Bicara Bagi Anak Cerebral Palsy Di SDLB X

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kemampuan bicara seseorang merupakan salah satu pernyataan untuk dapat bersosialisasi baik dengan lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Agar seseorang dapat berbicara dan berbahasa tersebut, maka da beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk salah satu diantaranya yaitu harus mempunyai kemampuan bicara. Sehingga berbicara dan berbahasa merupakan kegiatan penting dalam kehidupan sehari-hari. Sifat berbicara ada dua macam yang meliputi : 1) Bicara secara ekspresif, yaitu yang bersifat menyatakan isi hati secara aktif dalam bahasa lisan, tulisan atau isyarat, 2) Bicara secar represif, yaitu menerima bicara atau memahami bicara orang lain.
Bicara adalah mekanisme pengucapan bunyi bahasa untuk mengkomunikasikan atau menyampaikan perasaan, pikiran dengan memanfaatkan nafas, otot-otot dan alat ucap secara terintegrasi.
Pada umumnya bina bicara diberikan kepada anak tunarungu, namun pada kenyataannya tidak hanya anak tunarungu yang membutuhkan bina bicara. Salah satu anak berkebutuhan khusus yang mengalami gangguan bicara dan membutuhkan layanan khusus adalah anak tunadaksa khususnya Anak Cerebral Palsy. Kebanyakan dari Anak Cerebral Palsy mengalami gangguan bicara yang menyebabkan mereka sulit bersosialisasi.
Anak Cerebral Palsy merupakan suatu kelainan yang disebabkan oleh adanya gangguan yang terdapat di dalam otak dan kelainannya bersifat kekakuan pada anggota geraknya. Akan tetapi sering pula dijumpai Anak Cerebral Palsy mengalami kelayuan, gangguan gerak, gangguan koordinasi, gerakan-gerakan ritmis dan gangguan sensoris, Little (dalam Assjari, 1995:36)
Lebih lanjut Soeharso (dalam Salim, 1996:32) menyatakan bahwa “Anak Cerebral Palsy banyak yang sukar atau tidak dapat bicara, seakan-akan alat-alat bicaranya tidak dapat dikoordinasikan. Kadang-kadang kelihatan jelas sekali berusaha sekuat tenaga untuk bicara, akan tetapi suaranya tidak jelas, tidak keras, terputus-putus, sehingga orang lain yang mendengarnya tidak dapat mengerti maksudnya. Mulutnya kelihatan menceng ke kanan dan ke kiri, lidahnya kelihatn keluar-masuk tidak menentu, bahkan kepalanya juga ikut digerak-gerakkan.”
Berdasarkan studi pendahuluan (April XXXX) melalui observasi dan wawancara dengan guru SDLB X Kelas D2 dan D5 pelaksanaan atau layanan bina bicara dengan cara mengucapkan huruf konsonan dan vokal, suku kata, kata, kalimat dalam bentuk tanya jawab antara guru dengan murid, murid dengan murid hanya terbatas dan kurang optimal, karena keterbatasan waktu dan tenaga serta dalam mengajar guru lebih mengutamakan materi bidang akademik dari pada layanan atau pelaksanaan bina bicara anak. Selain itu orang tua kurang bahkan tidak terlibat dalam keberhasilan layanan bina bicara.
Agar Anak Cerebral Palsy lebih tercapai dalam layanan atau pembinaan bicara yang dapat menambah pengetahuan tentang berbahasa, maka upaya guru harus mengutamakan waktu lima belas menit atau sepuluh menit sebelum pelajaran dimulai ataupun pemberian tugas rumah untuk diketahui orang tua dalam pemberian layanan atau pembinaan kepada anak cerebral palsy yang ada hubungannya dengan materi sebelum dan sesudah materi itu diberikan di sekolah.
Dengan mempelajari fenomena yang ada, maka mengisyaratkan perlu adanya kajian aktual dalam upaya penanganannya.

B. Rumusan Masalah
Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan bina bicara bagi Anak Cerebral Palsy di SDLB X.
Selanjutnya penulis merumuskan masalah dalam pertanyaan penelitian sebagai berikut :
1. Bagaimana upaya guru dalam meningkatkan keterampilan bicara dan berbahasa bagi Anak Cerebral Palsy melalui bina bicara ?
2. Apa kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan keterampilan bicara Anak Cerebral Palsy?
3. Apa alternatif penyelesaian kendala yang dilakukan oleh guru ?

C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti dapat menentukan tujuan penelitian sebagai berikut :
1. Mengumpulkan data dan informasi untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara dan berbahasa kelas D2 dan D5 Anak Cerebral Palsy.
2. Mengumpulkan informasi untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan keterampilan bicara Anak Cerebral Palsy.
3. Mencarikan alternatif-alternatif guna menyelesaikan kendala yang berkaitan dengan upaya guru dalam meningkatkan keterampilan bicara dan berbahasa Anak Cerebral Palsy.